Jangan terburu men “DELETE”

Delete button
Delete button

Seringkali saat kita memotret baik indoor maupun outdoor, sibuk, mencoba konsentrasi pada kamera kita, diikuti sering mengintip hasil di LCD setiap kali setelah mengambil tiap satu gambar (biasa disebut “chimping”).
Continue reading “Jangan terburu men “DELETE””

Belajar Memotret Still Life

Wine glass
Still Life Photography ~ Wine green glasses, EXIF ~ 60mm, 1/3secs, f/22, ISO64 on tripod

Didalam still life photography, yaitu memotret benda-benda tak bergerak dan supaya kelihatan hidup dengan penggunaan lighting ruangan seadanya, maka hasilnya juga “seadanya” alias gak bisa maksimal, kayak foto begini. Nanti malem coba pakai lighting tambahan, agar bisa terkesan “lebih hidup”.

Continue reading “Belajar Memotret Still Life”

SUNNY 16 RULE

SUNNY 16 RULE
Rule artinya aturan, kalau saya lebih cenderung menyebutnya “Rule of thumb” atau RUMUS PINTAR untuk patokan agar kita lebih mudah mengingat nya. Dalam fotografi di jaman orang masih menggunakan kamera analog (35mm film), sistem metering, focusing di kamera masih tidak secanggih saat ini. Maka beberapa orang yang “jeli” dan “tekun” mempelajari bagaimana memotret secara efektif agar EXPOSURE nya tepat di saat cuaca cerah (Sunny). Maka muncullah, rumus pintar Sunny 16 rule, yaitu penggunaan bukaan diafragma f/16 disaat cuaca cerah (sunny) yaitu dengan rumus SHUTTER SPEED = 1 / ISO. Penerapannya yaitu sebagai berikut, jika diluar cuaca cerah (sunny) dan kita ingin memotret maka yang perlu dimengerti adalah dengan setting kamera f/16 dan ISO 200, maka shutter speednya yang tepat adalah 1/200secs. Bagaimana jika cuaca berawan, mendung, sore hari, sunset, malam? Maka kita sudah tidak bisa menerapkan lagi “Sunny 16 Rule” lagi, dengan kata lain maka kita harus “melanggar” nya, tapi dengan terus menjaga agar exposure tetap normal, yaitu dengan ketentuan tabel dibawah.

Continue reading “SUNNY 16 RULE”

MENINGKATKAN SKILL FOTOGRAFI

Human interest Shot

HOW TO IMPROVE YOUR PHOTOGRAPHY SKILLS.

Apa tips untuk menambah kemampuan fotografi kita? Kenapa foto saya jelek? Mungkin itu kebanyakan yang kita rasakan, termasuk saya. Karena kebanyakan kita tidak tahu dan “malas” beranjak dari paradigma yang salah, maka kebanyakan adalah terus upload foto-foto yang semakin gak jelas ke media sosial, asal backbround “blur” pasti bagus, dengan harapan ada yang memuji, mengkoreksi / mengkritik foto tersebut. Perlu diingat: “Tidak ada yang perduli pada foto kita, kecuali diri kita sendiri.” Paling cuman bahan ejekan, kalaupun ada yang mengkritik ~ cuman seadanya. Berikut saya tulis yang bersumber dari beberapa artikel baik dari internet maupun dari buku bacaan, majalah, dll. Mungkin banyak yg tahu “Rule of third”, tapi jarang yang paham bagaimana penerapannya didalam fotografi.

Continue reading “MENINGKATKAN SKILL FOTOGRAFI”