Belajar Memotret Still Life

Wine glass
Still Life Photography ~ Wine green glasses, EXIF ~ 60mm, 1/3secs, f/22, ISO64 on tripod

Didalam still life photography, yaitu memotret benda-benda tak bergerak dan supaya kelihatan hidup dengan penggunaan lighting ruangan seadanya, maka hasilnya juga “seadanya” alias gak bisa maksimal, kayak foto begini. Nanti malem coba pakai lighting tambahan, agar bisa terkesan “lebih hidup”.

Continue reading “Belajar Memotret Still Life”

Memahami WHITE BALANCE

White Balance
White Balance Button
Cahaya dan Warna

Fotografi adalah memahami cahaya, yang dimaksud disini bukanlah kualitas tapi lebih kearah warna apa yang dikeluarkan oleh sumber cahaya, warna cahaya ini biasa disebut “Color Temperatures”. Warna “sinar matahari siang” dianggap sebagai standard / patokan sebagai “Color Temperature” yang “Normal”. Warna cahaya lampu meja lebih “orange” atau “kemerahan” yang lebih dikenal dengan warna “lebih hangat” (Warmer) atau “Hot” (panas). Sedangkan lawannya, warna cahaya lebih “kebiruan” yang dikenal dengan warna “lebih dingin / teduh” (Cooler), misalnya lampu neon. Continue reading “Memahami WHITE BALANCE”

Color Contrast

duck face
Duck face

Salah satu elemen foto agar menarik dan bagus adalah memahami “color contrast”. Color contrast dalam suatu foto didasarkan pada “Color Circle Systems”. Sistem warna ini menunjukkan jika warna yang ‘berlawanan’ akan menunjukkan kontras yang tinggi, Hijau lawan nya Merah, Biru lawannya Orange, Kuning lawannya Purple (lihat gambar dibawah). Continue reading “Color Contrast”

Mengembangkan pola pikir fotografi bentang alam

Temple Sunset
Misty Religious Morning

Fotografi bentang alam (Landscape photography) adalah salah satu genre fotografi yang menantang sekaligus genre yang mudah menjadikan cepat putus asa. Menjadi fotografer bentang alam yang mumpuni dan handal, membutuhkan waktu yang panjang dan kerja keras. Bukan saja melulu soal komposisi, tapi lebih jauh dari itu yaitu pola pikir (Mindset). Continue reading “Mengembangkan pola pikir fotografi bentang alam”

Menulis di Rabu Pagi

Writing
Menulis di Rabu Pagi

Tiba-tiba pagi ini saya ingin menulis, walaupun tidak tahu harus menulis apa; tapi sejak beberapa hari ini cuaca ‘kurang bersahabat’, terkadang pagi hujan, sepanjang hari langit terlihat abu-abu, kadang juga siang hujan deras, sehingga acara jeprat-jepret alias memotret diluar ~ praktis libur. Keadaan cuaca yang sering berubah ini adalah salah satu tanda-tanda adanya perubahan dari musim hujan ke musim panas. Kamera saya sudah sejak 2 bulan lebih, hampir tidak digunakan untuk memotret bentang alam, milkyway, atau outdoor. Satu-dua kali sempat ‘mencuri’ jendela cuaca cerah dalam beberapa minggu kemarin. Continue reading “Menulis di Rabu Pagi”

Menggunakan Lensa Telephoto

Lensa Tele
Lensa Super

Lensa panjang yang biasa disebut Lensa Telephoto adalah jenis lensa dengan jangkauan jauh, sehingga peruntukkannya untuk memotret yg subyek nya jauh, bisa untuk ‘astronomy’, ‘wlidlife’, ‘sport’, ataupun ‘human interest’. Kategori lensa tele adalah lensa yang mempunyai focal length antara 100mm – 300mm, sedangkan yang lebih besar dari 300mm disebut lensa super tele, misal 400mm, 500mm, 600mm, 800mm, dst.

Continue reading “Menggunakan Lensa Telephoto”

STITCHING PANORAMA PHOTOGRAPHY

Stitching Panorama, Pantai Siung 2016.
STITCHING PANORAMA PHOTOGRAPHY

Tulisan ini dibagi menjadi tiga yaitu PERALATAN, EKSEKUSI dan POST PROCESSING. Stitching Panorama Photography dalam bahasa kita maksudnya merangkai / menyambung foto panorama yang dilakukan dari “multi shot” ~ beberapa bidikan yang nantinya akan disambung-sambung menjadi foto besar dan lebih lebar.

Continue reading “STITCHING PANORAMA PHOTOGRAPHY”

SUNNY 16 RULE

SUNNY 16 RULE
Rule artinya aturan, kalau saya lebih cenderung menyebutnya “Rule of thumb” atau RUMUS PINTAR untuk patokan agar kita lebih mudah mengingat nya. Dalam fotografi di jaman orang masih menggunakan kamera analog (35mm film), sistem metering, focusing di kamera masih tidak secanggih saat ini. Maka beberapa orang yang “jeli” dan “tekun” mempelajari bagaimana memotret secara efektif agar EXPOSURE nya tepat di saat cuaca cerah (Sunny). Maka muncullah, rumus pintar Sunny 16 rule, yaitu penggunaan bukaan diafragma f/16 disaat cuaca cerah (sunny) yaitu dengan rumus SHUTTER SPEED = 1 / ISO. Penerapannya yaitu sebagai berikut, jika diluar cuaca cerah (sunny) dan kita ingin memotret maka yang perlu dimengerti adalah dengan setting kamera f/16 dan ISO 200, maka shutter speednya yang tepat adalah 1/200secs. Bagaimana jika cuaca berawan, mendung, sore hari, sunset, malam? Maka kita sudah tidak bisa menerapkan lagi “Sunny 16 Rule” lagi, dengan kata lain maka kita harus “melanggar” nya, tapi dengan terus menjaga agar exposure tetap normal, yaitu dengan ketentuan tabel dibawah.

Continue reading “SUNNY 16 RULE”

MENINGKATKAN SKILL FOTOGRAFI

Human interest Shot

HOW TO IMPROVE YOUR PHOTOGRAPHY SKILLS.

Apa tips untuk menambah kemampuan fotografi kita? Kenapa foto saya jelek? Mungkin itu kebanyakan yang kita rasakan, termasuk saya. Karena kebanyakan kita tidak tahu dan “malas” beranjak dari paradigma yang salah, maka kebanyakan adalah terus upload foto-foto yang semakin gak jelas ke media sosial, asal backbround “blur” pasti bagus, dengan harapan ada yang memuji, mengkoreksi / mengkritik foto tersebut. Perlu diingat: “Tidak ada yang perduli pada foto kita, kecuali diri kita sendiri.” Paling cuman bahan ejekan, kalaupun ada yang mengkritik ~ cuman seadanya. Berikut saya tulis yang bersumber dari beberapa artikel baik dari internet maupun dari buku bacaan, majalah, dll. Mungkin banyak yg tahu “Rule of third”, tapi jarang yang paham bagaimana penerapannya didalam fotografi.

Continue reading “MENINGKATKAN SKILL FOTOGRAFI”

RUBAH PERSFEKTIF = PINDAH POSISI.

Candi Prambanan dibidik dari ketinggian 50m diatas tanah. Foto menggunakan drone.

Persfektif didalam fotografi adalah hubungan obyek-obyek didalam sebuah foto yang saling berhubungan. Mungkin sebagian kita sering lihat foto drone yang diambil dari udara, atau foto dari action camera yang mengambil gambar ombak. Foto bisa jadi menarik karena diambil dari persfektif yang berbeda. Bagaimana merubah perfektif didalam fotografi agar menarik, jawabnya mudah ~ PINDAH POSISI…! Dalam artian berpindah secara 3 dimensi, yaitu horisontal, vertikal, maju atau mundur.
Continue reading “RUBAH PERSFEKTIF = PINDAH POSISI.”