Pengaruh & Perbandingan Konversi foto warna ke hitam putih

Article Cover
Pengaruh konversi foto warna ke hitam putih

Saya akan coba berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang konversi foto berwarna ke foto hitam putih. Tulisan ini bersifat “Teknis” dan “Dasar”. Mengingat tulisan ini panjang, maka saya akan bagi menjadi tiga bagian; yaitu: BAGIAN PERTAMA adalah Pengaruh dan Perbandingan METODE konversi dengan Adobe Camera Raw dan Adobe Photoshop. BAGIAN KEDUA adalah panduan dasar memotret hitam putih dengan kamera digital. BAGIAN KETIGA: Post processing – konversi digital foto berwarna ke foto hitam putih. Continue reading “Pengaruh & Perbandingan Konversi foto warna ke hitam putih”

Mempersiapkan cetak foto di Photoshop

PS_interface
Processing before printing

Mencetak foto dalam ukuran besar diatas kertas foto didasarkan beberapa alasan, mengapa kita perlu mencetak foto hasil bidikan kita, berikut adalah beberapa alasan diantaranya: Continue reading “Mempersiapkan cetak foto di Photoshop”

Koreksi Akurat White Balance

White Balance button
White Balance Button

Untuk mengkoreksi White Balance maka ada tiga (3) tahapan, yang PERTAMA yaitu menentukan warna hitam pada foto dan menerapkannya pada foto melalui Curve Adjustment layer. KEDUA yaitu menentukan warna putih pada foto dan menerapkannya pada foto melalui Curve Adjustment layer. KETIGA yaitu menentukan warna abu-abu dan menerapkannya pada Curve Adjustment layer. Continue reading “Koreksi Akurat White Balance”

Adobe Photoshop CC Tips

72d40a44665625.581b167143ab9

Rasanya tidak semua bisa saya ingat, itulah gunanya kenapa saya tulis tahapan langkah-langkah beberapa cara memproses foto di Adobe Photoshop CC, tujuannya agar foto bisa lebih menarik. Continue reading “Adobe Photoshop CC Tips”

STITCHING PANORAMA PHOTOGRAPHY

Stitching Panorama, Pantai Siung 2016.
STITCHING PANORAMA PHOTOGRAPHY

Tulisan ini dibagi menjadi tiga yaitu PERALATAN, EKSEKUSI dan POST PROCESSING. Stitching Panorama Photography dalam bahasa kita maksudnya merangkai / menyambung foto panorama yang dilakukan dari “multi shot” ~ beberapa bidikan yang nantinya akan disambung-sambung menjadi foto besar dan lebih lebar.

Continue reading “STITCHING PANORAMA PHOTOGRAPHY”

MEMOTRET MILKYWAY


Pantai Krakal
Untuk memotret “Milkyway” atau gugusan bintang kita, yang biasa disebut Galaksi Bima Sakti membutuhkan persiapan yang matang, eksekusi yang akurat dan post processing yang memadai. Sehingga dalam tulisan ini saya membagi tiga bagian tulisan yaitu PERSIAPAN, EKSEKUSI dan POST PROCESSING. Galaksi Bima Sakti adalah gugusan bintang di langit yang dapat direkam oleh kamera digital modern pada umumnya, sebetulnya mata kita dapat mengamati gugusan bintang ini, karena atas Anugerah Allah SWT, mata kita diberikan “dynamic range” yang sangat lebar dibanding kamera, yang diperlukan hanyalah mengamati dari tempat minim cahaya (gelap) di waktu malam hari. Sehingga pemotretan dilakukan malam hari dan ditempat yang minim cahaya.

Continue reading “MEMOTRET MILKYWAY”

Membidik Milky Way

Krakal Milkyway
Milkyway dilihat dari Pantai Krakal

Setiap kali saya melihat foto milky way di laman internet, baik di social network ataupun sharing dari beberapa rekan fotografer lainnya; saya selalu ingin membidik dan menghasilkan foto milky way. Jalur sinar bintang-bintang di langit, nampak mirip dengan kenampakan asap adalah ciri khas setiap foto-foto milky way. Saya sudah membaca bagaimana cara membidik, setting kamera dan lokasi tempat pembidikan. Foto diatas adalah foto milky way yang saya ambil di Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Setting yang digunakan adalah kecepatan 15sec, f/2.8, ISO 4000, dibidik dengan menggunakan D800 pada focal length 14mm. Continue reading “Membidik Milky Way”

Foto Makro dengan Lampu Flash

Dragonfly
Flash Photography


Beberapa hari yang lalu, saya mencoba menembak foto makro dengan menggunakan flash gun tunggal yaitu SB800, dengan lensa AF 60mm f/2.8D dan kamera body Nikon D3. Karena saya tidak mempunyai flash trigger, jadi external flash gun saya tempatkan pada body kamera. Setting flash saya memakai TTL-BL-FP mode dengan mengurangi kekuatan -2 EV, untuk menghindari terlalu keras penyinaran pada tubuh serangga, sekaligus mengurangi pencahayaan pada background nya, tambahan lagi – Anda tidak harus memakai tripod karena kecepatan shutter 1/60s dengan lensa micro 60mm menghasilkan foto yang tidak blur, selama kamera anda tidak terlalu bergetar saat anda menekan tombol shutter. Hasilnya…? Luar biasa dengan detail dan object yang tertangkap dengan jelas…!

Continue reading “Foto Makro dengan Lampu Flash”

Membuat efek kartun pada foto

Saya coba mencari-cari trik untuk membuat efek kartun pada sebuah foto, ternyata mudah dan sederhana. Adapun software yang saya gunakan adalah Adobe PS CS2; ini bisa dilakukan juga dengan software penyunting foto lainnya, seperti Corel Photopaint, Adobe PS CS3 dan lain.

Langkah pertama, adalah membuka file foto yang berformat JPG yg biasanya mempunyai color mode RGB 8 bit. Rubahlah background menjadi layer yaitu dengan LAYER > NEW > LAYER FROM BACKGROUND. Untuk menjadikan hasil kartun yg maksimal, coba adjut untuk brightness dan contrast dengan klik IMAGE > ADJUSTMENTS > BRIGHTNESS/CONTRAST. Aturlah keterangan dan konras gambar sesuai dengan selera anda.

Langkah kedua, memberikan efek filter poster dengan klik FILTER > ARTISTIC > POSTER EDGES…; aturlah tingkat “Edge Thickness pada nilai 4, “Edge Intensity” pada nilai 0 dan “Posterization” ada nilai 1. Anda bisa mencoba pada nilai-nilai tertentu yang sesuai dengan selera anda.


Langkah ketiga, memberikan efek filter “Cut Out” yang akan menambah efek lebih baik pada kartun yg sudah ada. Klik FILTER > ARTISTIC > CUT OUT… Setelah itu atur “Number of Levels apda nilai maksimum yaitu 8, “Edge Simplicity” cukup pada nilai 2 dan “Edge Fidelity” pada nilai dua.


Tips lainnya adalah anda bisa memberikan efek-efek tambahan untuk mempercantik hasil gambar kartun anda misalnya dengan mengatur derajat “Brightness/Contrast” dari hasil terakhir, atau merubah bentuk hasil akhir dengan mengecilkan badan / membesarkan bagian kepala dengan EDIT > TRANSFORM > WARP. Ataupun anda bisa memberikan warna dengan menambah layer baru kosong, dan sapukan brush dg warna2 bagian tertentu, rubah mode layer baru tersebut dengan lighten atau darken atau overlay, dll.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Salam,
Sad Agus

Album Foto FLASH

Saya coba buat album foto dalam bentuk FLASH, sebetulnya mempelajari Adobe flash bagi orang awam seperti saya ini pasti sulit sekali alias ‘njelimet’ banget, lah wong gimana gak njelimet? wong ada perintah ‘goto’, ‘animation’, belum lagi ditambah perintah-perintah ‘if else…’ atau perintah-perintah script lainnya, waduh… ndas pecah rasanya.

Akhirnya setelah lihat-lihat di toko – toko software ternyata ada yang jual software untuk buat album flash ini dan kelihatan udah cukup bagus dari hasil-hasil templatenya saja. Akhirnya jadilah beberapa album flash yang saya buat, untuk itu bisa dilihat hasilnya dari beberapa percobaan, yaitu:

1. Album Infra Red (8 foto Infra Red).

2. Album Campuran (6 foto macro dan high speed)

    Untuk selanjutnya, tampilan web saya akan saya buat berbasis flash; ini baru sebatas niat saja; untuk itu perlu sedikit belajar mengenai Adobe flash lagi. Kedua Album FLASH diatas hanya sebatas percobaan saja. Untuk halaman Album FLASH yang resmi dari website saya; nanti akan saya beritahukan

    Semoga bermanfaat,
    Sad Agus