Belajar Memotret Still Life

Wine glass
Still Life Photography ~ Wine green glasses, EXIF ~ 60mm, 1/3secs, f/22, ISO64 on tripod

Didalam still life photography, yaitu memotret benda-benda tak bergerak dan supaya kelihatan hidup dengan penggunaan lighting ruangan seadanya, maka hasilnya juga “seadanya” alias gak bisa maksimal, kayak foto begini. Nanti malem coba pakai lighting tambahan, agar bisa terkesan “lebih hidup”.

Bahan dan peralatan

Peralatan yang perlu dipersiapkan yaitu:
(1) Kamera + Lensa Makro (tidak harus), tripod.
(2) Satu continuous light atau lampu meja belajar juga boleh.
(3) Satu lembar “tracing paper” atau kertas kalkir, atau kain tembus pandang sebagai difusser.
(4) Meja kaca / alas kaca, 2 – 3 gelas, air + larutan pewarna.

Caranya:

(1) Pasang kamera diatas tripod, set shooting mode dengan “Aperture Priority”, ISO serendah mungkin (misal ISO100), fokus manual.
(2) letakkan diatas meja kaca beberapa gelas dengan diisi air + larutan pewarna, isilah masing-masing gelas dengan larutan berbeda warna dan volume berbeda-beda untuk menarik perhatian.
(3) Letakan lampu belajar dibelakang meja berjarak kira-kira 1 meter dan arahkan ke kamera, kemudian tutupi lembar “diffuser” (kertas kalkir, ‘tracing paper) diantaranya lampu dan gelas, berjarak kira-kira 20 cm dari lampu.
(4) Atur komposisi menurut selera, fokus ke bagian depan gelas, cobalah dengan aperture bukaan kecil misal f/8, f/11, f/16. Cobalah beberapa kali jepretan dan pastikan semua bidang gelas tidak blur, dengan kata lain, semua bagian gelas tercakup dalam bidang DOF.
(5) Post processing tidak akan banyak, mungkin menghilangkan noda kotoran jika ada. Tapi jika gelas, meja atau obyek lainnya sudah bersih, maka post processing tidak diperlukan.

Memotret Still Life benda mengkilat

Memotret still photography untuk barang yg mengkilat ternyata tidak semudah apa yg aku bayangkan, butuh trik untuk “lighting” nya supaya tidak timbul refleksi cahaya sinar pada permukaan bendanya.

Triknya yaitu (1) Jangan menjatuhkan sumber cahaya secara langsung, dg kata lain pantulkan dengan menggunakan obyek reflektor, bisa tembok, bidang putih stereoform, reflektor yg ada dijual dipasaran, atau lainnya. (2) gunakan difusser pada sumber cahaya, supaya cahaya dan warna nya bisa lembut. (3) Setting White Balance kamera dg benar, yaitu dg “grey card” atau kertas putih dibawah sumber cahaya yg akan digunakan.

 

Glamour Still Life
Glamour Still Life ~ EXIF: 60mm, 1secs, f/18, ISO64 on tripod.

Setelah mencoba dan bisa memotret still life, maka tantangan berikutnya adalah “kreatifitas”. Kali ini mencoba still life photography dengan “reflection style”. Tip memotret agar ada pantulan benda pada bagian bawahnya, salah satunya meletakkan diatas kaca; bukan hanya itu dibawah kaca diletakkan lembaran kertas putih atau hitam agar benda yang diatasnya benar-benar memantul kearah kamera.

 

Reflection
Reflection Still life ~ EXIF: 60mm, 1/3secs, f/29, ISO64 on tripod

Kuncinya adalah persiapan yang lebih matang sebelum memotret sangat diperlukan, contohnya adalah usahakan gelas-gelas dibersihkan terlebih dahulu, komposisi diatur sesuai dengan harapan, jarak lampu jangan terlalu dekat ~ semua itu dilakukan agar hasil akhir nya tidak perlu banyak melakukan post processing.

Mudah bukan? Selamat mencoba dan selalu berkarya.

Salam,

Sad Agus Photography, © Copyright 2017.

Official Website ~ http://sadagus.com