Adobe Photoshop CC Tips

72d40a44665625.581b167143ab9

Rasanya tidak semua bisa saya ingat, itulah gunanya kenapa saya tulis tahapan langkah-langkah beberapa cara memproses foto di Adobe Photoshop CC, tujuannya agar foto bisa lebih menarik. Perlu diingat bahwa foto dibidik dalam format RAW, sehingga dalam proses agar dapat mencapai hasil yang maksimal. Berikut beberapa tips nya:

Natural Color Correction:

  1. Open image
  2. Duplicate layer > Layer1
  3. Color Invert (Cmd/Ctrl-i) pada Layer1
  4. Filter > Blur > Average
  5. Rubah Blending mode > Soft Light
  6. Tambahkan Adjustment layer > Hue Saturation
  7. Clik Layer Hue Saturation sambil menahan Opt/Alt keyboard
  8. Arahkan Layer ke Layer1, sehingga Hue Saturation layer hanya berlaku untuk Layer1
  9. Set Saturation untuk Color dan Intensity untuk Cahaya.

Pengertian Blending mode COLOR & LUMINOSITY

  1. Duplicate Background menjadi layer baru > Rename jadi BASE
  2. Tambahkan Adjustment layer > Curve, rubah curve menjadi bentuk “S” sehingga contrast bertambah
  3. Rubahlah blending mode > Color, maka Curve contrast hanya berpengaruh pada color saja
  4. Rubahlah blending mode > Luminosity, maka Curve contrast hanya berpengaruh pada tone saja
  5. Ini berguna agar kita dapat menggunakan blending mode sesuai dengan kebutuhan

Convert Color to Black & White dengan Gradient Map dan Curve:

  1. Buka image / foto berwarna
  2. Tambahkan Adjustment layer > Gradient map
  3. Pilih Gradient color nya Hitam gradasi putih
  4. Tambahkan Adjustment layer > Curve
  5. Tambahkan tiga (3) titik ubah di garis daerah highlight, Midtone dan shadow
  6. Rubahlah masing-masing tiga titik untuk merubah contrast dan exposure foto sesuai dengan keinginan dan selera

Menambahkan DYNAMIC CONTRAST

  1. Buka image / foto
  2. Duplicate layer background menjadi > rename menjadi > Layer1
  3. Klik menu > Filter > High Pass > rubah slider sekitar setengah dari total ukuran megapixel foto, misal foto 20 megapixel maka rubahlah tingkat slider sampai 10 > tekan OK
  4. Desaturate Layer1 (Keyboard shortcut CMD/CTRL shift U)
  5. Ada dua cara melakukan dynamic contrast
  6. Cara Pertama, pada Layer1 gunakan unsharp mask, tambahkan layer mask, kemudian usaplah dengan brush hitam untuk daerah yang ditambah konrasnya,  Tekan Opt/Alt untuk melihat langsung brush.
  7. Cara Kedua, Tambahkan adjustment layer > Curve, tekan Opt/Alt pada layer Cuve dan arahkan ke Layer1, sehingga bisa melihat mana yang akan dibuat kontras

Sharpening dengan High Pass filter

  1. Buka image / foto
  2. Duplicate background layer menjadi Layer1
  3. Klik pada Layer1 > menu > filter > High Pass
  4. Set slider pada tingkat angka = megapixel foto
  5. Desaturate Layer1 (CMD/CTRL Shift U).
  6. Rubahlah blending mode Layer1 menjadi Linear Light atau Soft Light
  7. Turunkan opacity Layer1 sampai sekitar 20%

Setting file foto untuk Printing / mencetak

  1. Crop ukuran file sesuai dengan ukuran kertas dalam inch atau cm
  2. Tambahkan brightness dengan slider lebih kurang +10
  3. Duplicate background layer menjadi Layer1
  4. Klik Layer1 > Menu > Filter > High Pass > rubahlah slider ke 0.4
  5. Rubah Blending mode Layer1 ke Soft Light
  6. Klik Layer > Flatten Layer
  7. Save file As > beri nama file baru.

Matching Color Composite Photos

  1. Tumpuk dua layer > Layer1 (background) dan Layer2 (foreground)
  2. Anggap Layer2 (foreground) sudah di masking, sehingga kenampakan layer1 (background) dapat terlihat.
  3. Tambahkan Layer baru di posisi paling atas, kemudian Fill dengan “50% gray” > rename layer menjadi “Fill Gray” > klik OK.
  4. Rubah blending mode layer “Fill Gray” dari “Normal” menjadi “Lumonisity”, maka akan terlihat “color map”, namun tidak terlihat jelas.
  5. Tambahkan adjustment layer > Hue/Saturation > rename layer menjadi “HSL” dan geser slider saturation hingga maksimum +100
  6. Klik di Layer2 (foreground), tambahkan adjustment layer diatas nya > Selective color. Rename layer menjadi “Selective”
  7. Tahan “ALT” / “OPT” keyboard dan klik Layer “Selective” arahkan ke layer dibawahnya ATAU klik kunci icon “clips” pada layer “selective” properties, sehingga perubahan layer “Selective” hanya berpengaruh pada layer dibawahnya saja.
  8. Masih pada Layer “Selective”, rubahlah perubahan pada channel color “Neutral”, lakukan pergeseran warna Cyan, Magenta, Yellow, Black satu persatu sampai terlihat terlihat warna foreground dan background terlihat “bercampur” (blended). Lihat contoh gambar.
  9. Lakukan hal sama yaitu dengan melakukan “tweaking” / fine tune pada warna Cyan, Magenta, Yellow dan Black satu persatu pada Layer “Selective” untuk channel color “Black” dan “White”.
  10. Non aktifkan layer “Fill Gray” dan “HSL” maka akan terlihat bahwa Layer1 (Background) dan Layer2 (Foreground) sudah terlihat tone warna yang “match” (hampir serupa / cocok).

Color Grading Film look di Photoshop

  1. Sebelum dilakukan color grading, dibutuhkan color correction terlebih dahulu. Anggap bahwa foto sudah dilakukan Color Correction.
  2. Tambahkan adjustment layer > Curve layer > rubah blending mode dari “Normal” ke “Lumonisity”. Rename layer menjadi layer “Lumonisity”
  3. Geserlah slider curve untuk menambah kontras.
  4. Tambahkan adjustment layer > Curve Layer > rubah blending mode dari “Normal” ke “Color”. Rename layer menjadi layer “Color”
  5. Geserlah slider curve untuk masing-masing channel “Red”, “Green”, “Blue” untuk daerah highlight dan shadow. Sesuaikan dengan selera anda.
  6. Tambahkan adjustment layer > “Vibrance” kurangi vibrance -30 sampai -40, sesuaikan dengan selera anda.

Saya akan menambahkan gambar “screen capture” untuk memperjelas langkah-langkah diatas.

Selamat berkarya,

Sad Agus Photography, ©Copyright 2017.

Official Website http://sadagus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *